Hadirnya Prodi Kewirausahaan di UPP Sebagai Upaya Mengurangi Angka Pengangguran

PASIRPENGARAIAN – Meski kehadiran Program Studi (Prodi) Kewirausahaan merupakan Prodi atau jurusan baru di Fakultas Ekonomi (Fekon) Universitas Pasir Pengaraian (UPP) namun kehadiran Prodi kewirausahaan menjadi salah upaya dalam mengurangi angka pengangguran, khususnya dari kalangan terdidik.


Ka Prodi Kewirausahaan UPP, Nofriser SSos MM saat berbincang kecil kepada Riauposting.id, Selasa (13/12/2022) mengatakan, pendidikan kewirausahaan untuk meningkatkan spirit dan mengembangkan skill serta knowledge di kalangan mahasiswa agar mereka punya bekal setelah lulus nantinya.


“Tujuan yang lebih luas, kewirausahaan bisa untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Keberhasilan pembelajaran kewirausahaan harus dilakukan dengan semangat dan komitmen yang tinggi baik dosen maupun peserta didik,” terangnya.


Selain itu, kata Riser, dalam mengembangkan mahasiswa di Prodi Kewirausahaan ini para dosen juga melakukan metode coaching (Pembinaan). Artinya, ketika mahasiswa melaksanakan kuliahnya dijurusan Kewirausahaan tidak hanya dengan metode pembelajaran diruang belajar saja tetapi juga dilakukan pembinaan.


“Metode coaching sangat berperan dalam pengembangan program kewirausahaan bagi mahasiswa. Metode ini tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi layaknya sebuah layanan bantuan bisnis kepada calon pengusaha. Hanya sebagai konsultan membantu mahasiswa bagaimana cara-cara untuk meningkatkan efektivitas bisnis mereka. Pemecahan masalah diharapkan dari pelaku itu sendiri,” paparnya.


Pada kesempatan itu Ka Prodi Kewirausahaan UPP menambahkan, bahwa pada awal Januari 2023 nanti Universitas Pasir Pengaraian (UPP) akan mulai membuka pendaftaran bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.


“Awal Januari 2023 nanti kampus sudah mulai membuka penerimaan mahasiswa baru, oleh karena itu kami mengajak dan menghimbau kepada masyarakat dan calon mahasiswa baru UPP untuk melanjutkan studi pendidikannya di Prodi Kewirausahaan Fakultas Ekonomi Universitas Pasir Pengaraian,” ajar Nofriser.