Pendidikan dan Peran Orangtua Modal Utama Menuju Kesuksesan Anak

PASIRPENGARAIAN – Menjadi orang sukses merupakan impian bagi setiap orang, tidak ada terkecualinya. Untuk menjadi orang yang sukses sebenarnya tidak terlalu rumit, hanya saja tergantung dari kemauan diri sendiri.

Pendidikan merupakan kunci paling utama menuju keberhasilan, dan pendidikan juga merupakan faktor utama menuju kejayaan keberhasilan seseorang, tanpa melalui dunia pendidikan semuanya itu mustahil.

“Jadi, janganlah meremehkan pendidikan. Sebab tidak mungkin kita bisa berada di puncak kejayaan atau keberhasilan tanpa melalui bangku sekolah (Pendidikan). Meskipun kita memiliki uang banyak dan menjadi orang terhormat tidaklah sempurna tanpa ilmu pengetahuan,” tutur Rektor Universitas Pasir Pengaraian (UPP), Dr Hardianto MPd kepada Riauposting.id, Selasa (25/10/2022).

Hardianto mengatakan, melihat dunia saat ini semakin berkembang, tentu dengan adanya pendidikan, generasi muda mampu beradabtasi dengan kondisi yang saat ini semakin maju dan berkembang sehingga mampu ikut serta ditengah revolusi industri 4.0.

Terkait keterlibatan dan peran orangtua adalah kunci sukses bagi pendidikan anak. Ketika orangtua terlibat, anak-anak jadi bisa lebih menaruh perhatian pada pendidikannya, dan mencapai hasil belajar yang lebih baik. Dalam jangka panjang, hal ini tentu dapat memberi manfaat bagi kehidupan anak kelak serta investasi terbaik bagi orangtua.

“Jadi, penting bagi orangtua untuk terlibat secara aktif dalam pendidikan anak-anaknya. Namun, bukan berarti memonopoli dan mengatur semua hal tanpa mempertimbangkan pendapat anak. Peran orangtua dalam pendidikan anak maksudnya adalah bagaimana orangtua mendukung dan memastikan anaknya menerima dan menjalani pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.

Rektor UPP juga menambahkan, orangtua tidak hanya memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal, orangtua juga punya peran penting dalam pendidikan anak. Jadi ada beberapa hal yang harus dilakukan orangtua diantaranya, memastikan anak sehat dan siap menerima pelajaran, jalin komunikasi dengan anak, dan lakukan kontak rutin dengan tenaga pendidik.