ROKAN HULU - Universitas Pasir Pengaraian (UPP) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Temu Wicara Regional (TW Reg) Ke-VIII Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Sipil Indonesia (FKMTSI) Wilayah II Riau – Kepulauan Riau. Kegiatan yang menghimpun mahasiswa teknik sipil lintas perguruan tinggi se-Riau dan Kepulauan Riau ini mengusung tema "Membangun Kolaborasi, Inovasi, dan Regenerasi untuk Mahasiswa Teknik Sipil yang Adaptif, Kritis, dan Berdaya Saing".
Rangkaian acara diawali dengan prosesi penyambutan adat berupa pengalungan kalung bunga kepada jajaran pimpinan daerah dan pimpinan perguruan tinggi. Agenda forum kemudian dibuka secara resmi di Aula Kampus UPP dengan dihadiri oleh Sivitas akademika, tamu undangan, serta ratusan delegasi mahasiswa.
Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, S.H., M.M., hadir secara langsung memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas terselenggaranya ajang konsolidasi dan silaturahmi mahasiswa teknik sipil tingkat regional tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rokan Hulu menekankan pentingnya peran strategis generasi muda, khususnya mahasiswa teknik, sebagai pilar pembangunan daerah di masa depan.
"Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya forum regional ini. Mahasiswa teknik sipil adalah calon-calon inovator yang kelak memegang peranan penting dalam pembangunan infrastruktur. Melalui wadah ini, kami berharap lahir gagasan-gagasan kritis dan karya inovatif yang dapat berkontribusi nyata bagi kemajuan Rokan Hulu maupun daerah Riau dan Kepulauan Riau secara umum," ujar Syafaruddin Poti.
Sementara itu, Rektor Universitas Pasir Pengaraian, Assoc. Prof. Dr. Hardianto, M.Pd., menekankan pentingnya semangat kolaborasi dan adaptabilitas antar-mahasiswa di tengah dinamika perubahan era modern.
"Hal penting yang harus kita pahami bersama adalah bagaimana kita berkolaborasi dan beradaptasi menghadapi tantangan hari ini. Kolaborasi bukan lagi sebatas wacana tertulis, melainkan komitmen nyata yang harus dijalankan secara bersama-sama," tegas Hardianto di hadapan para peserta forum.
Rektor UPP menambahkan bahwa dalam menghadapi tantangan keilmuan dan keinsinyuran masa depan, tidak ada pihak yang dapat berdiri sendiri. Oleh karena itu, ajang Temu Wicara Regional ini diharapkan menjadi wadah konkret dalam membentuk generasi muda teknik sipil yang solutif, responsif, serta siap bersaing di tingkat nasional.
Selama forum berlangsung, seluruh delegasi mahasiswa tampak khidmat mengikuti tiap sesi, menyanyikan lagu kebangsaan, hingga mendengarkan orasi ilmiah serta laporan kepengurusan dari panitia pelaksana.
Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari, di mulai pada tanggal 30 Juli 2026 s.d. 1 Agustus 2026 yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda Rokan Hulu, pimpinan UPP, pengurus FKMTSI Wilayah II, serta seluruh delegasi mahasiswa dari berbagai universitas di Riau dan Kepulauan Riau.

