Rokan Hulu - Dalam rangka menjaga mutu akademik dan menyelaraskan metode evaluasi pembelajaran, Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran (LPPP) Universitas Pasir Pengaraian (UPP) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pembahasan Bentuk Ujian Akhir Semester (UAS) Tahun Akademik 2025/2026 Semester Genap. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 19 Mei 2026, bertempat di ruang rapat kampus UPP.
Rapat koordinasi ini berfokus pada standardisasi dan inovasi bentuk evaluasi untuk sejumlah mata kuliah penciri dan wajib, di antaranya:
Teknopreneur
Budaya Melayu Riau (BMR)
Pendidikan Kewarganegaraan
Pertemuan yang dihadiri oleh dosen pengampu terkait ini berlangsung interaktif. Fokus utama diskusi adalah merumuskan bentuk UAS yang tidak hanya menguji pemahaman teori, tetapi juga mampu mengukur kompetensi praktis mahasiswa sesuai dengan tuntutan zaman.
"Bentuk ujian yang dirancang harus mampu merefleksikan esensi dari mata kuliah itu sendiri. Misalnya, untuk Teknopreneur, evaluasi diarahkan pada inovasi bisnis, sementara untuk Budaya Melayu Riau, kita ingin memperkuat internalisasi nilai-nilai lokal yang relevan dengan perkembangan modern," ujar Dr. Hera Deswita, M.Pd.
Melalui rapat koordinasi ini, LPPP Universitas Pasir Pengaraian berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kurikulum dan sistem penilaian yang transparan serta akuntabel. Keselarasan bentuk UAS pada mata kuliah umum ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi capaian pembelajaran lulusan (CPL) mahasiswa UPP.
Dengan terlaksananya rapat ini, seluruh tim pengampu mata kuliah siap mengimplementasikan format evaluasi yang telah disepakati demi kelancaran dalam pelaksanaan UAS Semester Genap TA 2025/2026 yang akan datang.

