ROKAN HULU – Dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pasir Pengaraian (UPP), Jelita Dwi Nurdaniah (Semester VI) dan Yazid Alromadona (Semester IV), berhasil mengikuti kegiatan Integrated Tropical Forest Biodiversity Assessment Summer Course 2026 yang diselenggarakan oleh Departemen Biologi FMIPA Universitas Andalas, Padang, pada tanggal 25 Mei–12 Juni 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara blended learning, yaitu melalui sesi daring (online) dan luring (onsite) di Padang, Sumatera Barat.

Program internasional tersebut merupakan wadah pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang biodiversitas hutan tropis yang didukung oleh LPDP dan melibatkan berbagai mitra perguruan tinggi dari Indonesia, Malaysia, India, dan Laos. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa pilihan dari berbagai perguruan tinggi yang memiliki minat dalam bidang biologi, ekologi, kehutanan, dan ilmu lingkungan.

Selama mengikuti program, para peserta memperoleh berbagai materi terkait metode survei vegetasi dan fauna, pengelolaan herbarium, ilmu biodiversitas berbasis museum, pemetaan habitat, estimasi karbon, hingga integrasi data biodiversitas dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Selain pembelajaran teori, peserta juga melaksanakan praktik lapangan dan laboratorium yang memberikan pengalaman langsung dalam pengumpulan serta analisis data keanekaragaman hayati.

Jelita Dwi Nurdaniah menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman berharga dalam memahami metode penelitian biodiversitas secara lebih mendalam. Menurutnya, interaksi dengan dosen dan peserta dari berbagai daerah serta negara menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memperluas wawasan akademik dan jaringan keilmuan.
Sementara itu, Yazid Alromadona mengungkapkan bahwa kegiatan summer course ini menjadi sarana untuk meningkatkan keterampilan penelitian lapangan, khususnya dalam identifikasi flora dan fauna hutan tropis. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kegiatan akademik maupun penelitian di lingkungan kampus.

Selain sesi pembelajaran daring, peserta juga mengikuti berbagai kegiatan lapangan seperti orientasi hutan, pemetaan habitat, pengamatan burung, pengambilan sampel serangga dan tumbuhan, praktikum herbarium, preservasi spesimen, serta kunjungan lapangan ke kawasan mangrove dan ekosistem perairan. Pada akhir kegiatan, peserta melakukan pengolahan data, penyusunan laporan biodiversitas, presentasi proyek kelompok, dan refleksi kolaborasi masa depan.
Keikutsertaan Jelita Dwi Nurdaniah dan Yazid Alromadona dalam program internasional ini menjadi bukti komitmen mahasiswa Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UPP dalam meningkatkan kompetensi akademik dan penelitian di bidang keanekaragaman hayati. Diharapkan pengalaman yang diperoleh dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan ilmu biologi serta mengharumkan nama Universitas Pasir Pengaraian di tingkat nasional maupun internasional.
(sumber: riauposting)

