Universitas Pasir Pengaraian
Dr. Hera Deswita Resmi Dilantik sebagai Dekan FKIP UPP Periode 2026 s.d 2030
Senin, 19 Oktober 2026
6 min read
AdminUPP
3 views

Dr. Hera Deswita Resmi Dilantik sebagai Dekan FKIP UPP Periode 2026 s.d 2030

Dr. Hera Deswita Resmi Dilantik sebagai Dekan FKIP UPP Periode 2026 s.d 2030

Universitas Pasir Pengaraian (UPP) menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Dekan FKIP Periode 2026 s.d 2030 secara khidmat.

Berita Kampus

ROKAN HULU – Dr. Hera Deswita, M.Pd., resmi dilantik sebagai Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pasir Pengaraian (UPP) periode 2026 s.d 2030. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dilaksanakan dalam Sidang Terbuka Senat Universitas Pasir Pengaraian, Senin (19/10/2026), pukul 14.00 WIB, bertempat di Aula UPP.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pimpinan yayasan dan universitas, di antaranya Ketua Harian Yayasan Pembangunan Rokan Hulu (YPRH), Ir. H. Hafith Syukri, M.M.; Wakil Sekretaris YPRH, Jenewar Efendi S, S.Sos.; Rektor UPP, Assoc. Prof. Dr. Hardianto, M.Pd.; Wakil Rektor I UPP, Lufita Nur Alfiah, SP, M.Si.; Wakil Rektor II UPP, H. Hidayat, SE, M.M.; Direktur Pascasarjana UPP, Dr. Ria Karno, M.Pd.; para dekan, ketua program studi, tenaga kependidikan dan Sivitas Akademika UPP, serta orang tua Dekan FKIP yang baru dilantik.

Dalam sambutannya, Rektor UPP, Assoc. Prof. Dr. Hardianto, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat kepada Dr. Hera Deswita atas amanah yang diberikan untuk memimpin FKIP UPP selama periode 2026 s.d 2030.

Menurutnya, jabatan dekan merupakan posisi strategis yang memiliki tanggung jawab besar dalam mendorong kemajuan fakultas, meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, serta memperkuat kontribusi institusi terhadap pengembangan universitas.


Rektor menegaskan bahwa komitmen dan loyalitas merupakan dua hal mendasar yang harus dimiliki oleh setiap pimpinan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

“Tanpa komitmen dan loyalitas, ada seribu alasan bagi kita untuk tidak melakukan sesuatu. Namun, dengan komitmen dan loyalitas, ada seribu alasan pula bagi kita untuk melakukan sesuatu,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya partisipasi dan kebersamaan seluruh unsur sivitas akademika dalam mendukung berbagai agenda strategis universitas. Menurutnya, kemajuan UPP tidak dapat diwujudkan hanya oleh pimpinan tertentu, melainkan membutuhkan keterlibatan dan dukungan seluruh elemen kampus.

Karena itu, Rektor berharap Dekan FKIP yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga komitmen, serta membangun kerja sama yang baik demi kemajuan fakultas dan universitas.

“Mari bersama-sama kita berkontribusi untuk memajukan UPP dan menciptakan UPP yang lebih hebat lagi,” ajaknya.

Menutup sambutannya, Rektor menyampaikan pantun sebagai penyemangat kebersamaan dan kerja sama seluruh sivitas akademika.

“Dari Rengat kita berlima,

Membawa babat berjumlah dua.

Dengan semangat dan kerja sama,

Kita wujudkan UPP hebat untuk semua.”

Ketua YPRH Tekankan Integritas, Etika, dan Loyalitas dalam Birokrasi

Sementara itu, Ketua Yayasan Pembangunan Rokan Hulu (YPRH), Ir. H. Hafith Syukri, MM, dalam arahannya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Dr. Hera Deswita, M.Pd., atas pelantikannya sebagai Dekan FKIP UPP periode 2026–2030.

Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta komitmen untuk mendukung kemajuan UPP.

Dalam arahannya, Hafith Syukri mengibaratkan lingkungan universitas seperti sebuah rumah kaca yang memungkinkan setiap tindakan dan perilaku terlihat oleh banyak orang. Oleh karena itu, ia mengingatkan seluruh jajaran pimpinan dan sivitas akademika agar senantiasa menjaga ucapan dan sikap dalam menjalankan tugas maupun berinteraksi dengan sesama.

“Kita ini ibarat orang di dalam rumah kaca. Orang bisa melihat kita dari sisi mana pun. Artinya, apa pun yang kita lakukan dan perbuat selalu bisa dilihat oleh orang banyak. Oleh sebab itu, saya pesankan dua hal, pertama jaga ucapan dan kedua jaga sikap,” tegasnya.

Menurutnya, ucapan dan perilaku yang tidak dijaga dengan baik dapat menimbulkan kesalahpahaman serta menyinggung perasaan orang lain tanpa disadari. Karena itu, etika komunikasi dan sikap profesional perlu menjadi perhatian seluruh unsur di lingkungan UPP.

Ia optimistis, apabila seluruh sivitas akademika mampu menjaga etika, sikap, dan komunikasi, UPP akan semakin berkembang dan menjadi institusi pendidikan yang lebih baik.

Selain menekankan pentingnya etika, Ketua YPRH juga mengingatkan agar tidak ada pengelompokan internal yang berpotensi memicu perpecahan di lingkungan universitas. Ia menegaskan bahwa hubungan kerja harus dibangun berdasarkan koordinasi, kepercayaan, dan loyalitas sesuai dengan struktur organisasi yang berlaku.

Menurut Hafith, mekanisme koordinasi dan pengambilan keputusan di lingkungan UPP harus berjalan sesuai jenjang birokrasi, mulai dari ketua program studi, dekan, wakil rektor, hingga rektor.

“Wakil rektor ke bawah, loyalitasnya jelas kepada rektor. Jenjang birokrasinya harus berjalan sebagaimana mestinya. Ketua program studi berkoordinasi dengan dekan, kemudian dekan dengan wakil rektor atau rektor sesuai kewenangannya,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa yayasan tidak akan mencampuri urusan teknis pelaksanaan administrasi maupun kegiatan operasional universitas. Hal tersebut menjadi tanggung jawab pimpinan universitas sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.

Hafith mengingatkan bahwa rektor merupakan pihak yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan universitas dan menjadi penghubung utama antara pelaksanaan tugas di lingkungan kampus dengan yayasan.

Karena itu, ia berharap seluruh pimpinan dan tenaga kependidikan dapat menyampaikan persoalan melalui mekanisme koordinasi yang tepat serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan perpecahan.

“Mulai hari ini, tidak ada lagi kelompok-kelompok. Jika ada ketua program studi yang merasa ada kebijakan atau hal yang kurang tepat, sampaikan secara baik melalui jalur koordinasi yang benar,” pesannya.

Ia berharap kepemimpinan Dekan FKIP yang baru dapat memperkuat sinergi antarunit, meningkatkan kualitas tata kelola, serta membangun suasana kerja yang harmonis demi mendukung pencapaian visi dan misi Universitas Pasir Pengaraian.

Pelantikan Berlangsung Melalui Sidang Terbuka Senat

Rangkaian pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Dekan FKIP UPP periode 2026–2030 dilaksanakan melalui sejumlah tahapan resmi.

Acara diawali dengan pembukaan Sidang Senat oleh Ketua Senat UPP, Assoc. Prof. Dr. Hardianto, M.Pd. Selanjutnya, dilakukan pembacaan surat keputusan oleh Wakil Sekretaris Jenderal YPRH, Jenewar Efendi, S.Sos., yang dilanjutkan dengan prosesi pelantikan dan pembacaan naskah pengambilan sumpah atau janji jabatan.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan naskah pelantikan oleh Ketua YPRH, Ir. H. Hafith Syukri, MM, penandatanganan berita acara dan pakta integritas, serta pemasangan kalung senat kepada Dekan FKIP yang baru dilantik.

Setelah prosesi pelantikan, acara dilanjutkan dengan sambutan Rektor UPP, arahan Ketua YPRH, penutupan Sidang Senat, dan foto bersama.

Dengan dilantiknya Dr. Hera Deswita, M.Pd., sebagai Dekan FKIP UPP periode 2026–2030, diharapkan kepemimpinan baru ini mampu memperkuat tata kelola fakultas, meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta mendorong kontribusi FKIP dalam mewujudkan Universitas Pasir Pengaraian yang semakin unggul dan berdaya saing.

© 2026 Universitas Pasir Pengaraian • Developed By Garuda Cyber Indonesia