KAMPAR – Rektor Universitas Pasir Pengaraian (UPP), Assoc. Prof. Dr. Hardianto, M.Pd., menghadiri pembukaan kegiatan Pelatihan Pembinaan Mental, Fisik, dan Disiplin (Fisdis) bagi Mahasiswa Penerima Beasiswa Program SDM Perkebunan Kelapa Sawit Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Tahun 2026 yang dilaksanakan di markas Yonif 132/Bima Sakti.
Kegiatan pelatihan berkarakter semi-militer ini diselenggarakan sebagai fondasi utama dalam membina ketahanan mental, kedisiplinan tinggi, serta kepemimpinan para mahasiswa penerima beasiswa sebelum menempuh pendidikan vokasi dan akademis di perguruan tinggi.
Dalam kesempatannya, Rektor UPP, Assoc. Prof. Dr. Hardianto, M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi strategis antara lembaga pengelola beasiswa, institusi TNI, serta perguruan tinggi penyelenggara program beasiswa SDM Perkebunan.
Beliau menekankan bahwa tantangan industri perkebunan kelapa sawit di masa depan memerlukan SDM yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki ketangguhan fisik dan kedisiplinan mental yang kuat.
"Pelatihan pembinaan mental, fisik, dan disiplin ini merupakan tahap pembentukan karakter yang sangat krusial. Kami di Universitas Pasir Pengaraian sangat mendukung program ini agar para mahasiswa penerima beasiswa BPDP memiliki jiwa kepemimpinan, integritas, serta etika kerja yang tangguh untuk memajukan industri perkebunan Indonesia di masa depan," ujar Assoc. Prof. Dr. Hardianto, M.Pd.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pertemuan silaturahmi perwakilan pimpinan perguruan tinggi bersama jajaran Danyonif 132/Bima Sakti dan tim penyelenggara di ruang tamu markas Yonif. Selanjutnya, rombongan meninjau langsung kesiapan para peserta pelatihan di lapangan dan aula pertemuan.
Para mahasiswa penerima beasiswa akan mengikuti pelatihan intensif yang mencakup pembinaan kedisiplinan, baris-berbaris, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta kesamaptaan fisik di bawah bimbingan instruktur profesional TNI.

Keikutsertaan UPP dalam penyiapan mahasiswa beasiswa BPDP Tahun 2026 menegaskan peran aktif kampus dalam mendukung program strategis nasional di sektor sains dan teknologi perkebunan.
Melalui pembekalan mental dan disiplin ini, para mahasiswa diharapkan siap menjadi agen perubahan (agent of change) yang membawa inovasi serta tata kelola perkebunan yang berkelanjutan bagi Indonesia.

